Senin, 28 Januari 2013

Sandrina Idola Cilik Gue :)

          

 Kali ini gue mau sedikit ngebahas seorang bocah yang amat berbakat dan gue kagumi. Dialah SANDRINA. Awalnya mungkin kita ga kenal siapa dia. Pertama kali gue liat di acara pencarian bakat IMB. Dia menari benar-benar sangat bagus dan enegik. Gue bener-bener tersepona ama bakat gadis ini. Awalnya gue pikir dia bakal menari modern gitu. Ternyata dia menari tarian daerah dengan sangat lincah. Sandrina Mayaza adalah seorang bocah berusia 11 tahun. Dia berasal dari Sanggar Pakuan Bogor



Sungguh ketika gue buat tulisan ini gue ga berhenti-henti merinding. Bukan karna dingin, tapi karna pesona SANDRINA bener-bener indah. Dengan tubuh kecilnya, dia bisa memukau penonton dengan baik. Tarian daerah yang energik, ekspresi yang luar biasa ditambah dengan polosnya anak ini menjadikan gue fansnya. Gue bersyukur masih ada anak Indonesia yang dengan bangga memainkan tarian Indonesia dengan rela dan senang. Bersyukur gue acara ini juga ditayangin di Malaysia, biar mereka tau bahwa Indonesia itu memiliki banyak kebudayaan dan mereka tidak bisa mengklaim itu adalah punya mereka. Semoga Sandrina menjadi seniman yang baik dan cerdas dikemudian hari.


Semalam gue nonton lagi acara ini. Berharap ketawa dari kelucuan beberapa juri yang selalu tereak sana sini. Sungguh, telinga gue menjadi sedikit berdenging ketika Mba Soimah tereak apaan gue ga tau artinya. Namun semua terobati dengan kerennya penampilan Sandrina feat Rumingkang. Lu tau Rumingkangkan? Ya, mereka adalah penari tradisional asal Bandung yang juga sangat bagus. Sungguh, setelah melihat mereka semalam, gue makin bangga terlahir sebagai seorang Indonesia. Walau Sandrina dengan tubuh kecil tenggelam diantara Rumingkang yang sudah dewasa, namun dimata gue dia bener-bener bisa mendominasi tarian itu bahkan kata salah satu jurinya dia menenggelamkan Rumingkang dengan pesonanya. Ni gue kasih videonya saat dia duet dengan Didik Towok :)

Kalo ini dengan rumingkang, namun ga bagus hasilnya.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar