Jumat, 22 Januari 2016

Secarik coretan tentang JUNGHWAN-by REPLY 1988-part 2

Makasih udah mau berkunjung teman...


Oke guys, mari gue lanjutin yang kemarin.


a.       Kembali ke suaminya masa depan Deuk Seon yang tadinya gue anggap slengean. Dan Deuk Seon pun kerap berkata kasar pada suaminya.Tetiba di epi 19 doi berubah jadi kalem dan seolah-olah kayak orang bodoh dan linglung. Seperti  Taek saat remaja. Sangat aneh sekali kalo sang tokoh utama tiba-tiba berubah pikiran hanya beberapa hari setelah interviewnya.


b.      Tetiba juga Deuk Seon dewasa bilang kalo suaminya ga sekolah. Padahal ada entah di episode berapa, mereka membicara masa kuliah mereka masing-masing
c.       Bahkan diawal-awal episode, Deuk Seon dewasa sempat bilang kalo suaminya pintar. ITU JUNGHWAN. Sedangkan Taek? Ga sekolah, kalo bahasa sompinya idioot. Cuma tau Baduk dan tidur aja.
d.      Sementara pramugari. Dari episode satu sampe 17, jelas-jelas Deuk Seon ga punya impian dan ga terbilang tidak pintar disekolah, tetiba jadi pramugari. Gue pikir pasti ada korelasi antara cita-cita Junghwan dan Deuk Seon. Pastinya sipenulis awalnya ingin mempertemukan mereka di profesi yang kemungkinan besar akan membuat mereka lebih sering berinteraksi. Betul bukan? Tapi kenapa sekali lagi gue bilang, epispde selanjutnya ga ada sambungan dengan episode awalnya
e.      Bagaimana dengan Jaket Air  Force yang dipake ssuami masa depan? Ga mungkin kan Taek minjem sama Junghwan dan memakainya kemana-mana. Setau gue, keluarga angkatan itulah yang hanya boleh memakai/menggunakan simbol formal itu? Apakah itu Cuma bohong belaka?
f.        Inget saat kejadian foto itu? Background saat berfoto dengan taek kayak hotel atau restauran yang dipenuhi keramik-keramik tua. Sementara saat bersama dengan Junghwan jelas-jelas ada tanggal dimana mereka nonton acara di MBC Radio. Dan sangat jelas tanggalnya ada di spanduk yang ditempel.
g.       KENAPA sang penuli tidak menyelesaikan perasaan Junghwan dengan baik setelah perjuangan berdarah-darahnya selama ini.
h.      Dan mungkin masih banyak lagi kejanggalan yang kalian temukan selain dari yang gue rekap ini.



Yang ingin gue soroti adalah, kenapa penulis SW-nim kali membuat sang tokoh wanita menjadi seorang yang plin plan dengan pilihan hati. Disaat temannya bilang kalo Sun Woo menyukainya, Deuk Seon berusaha menarik perhatiannya. Dan saat ditolak mentah-mentah, Deuk Seon marah dan kesal pada Sun Woo yang seharusnya ga salah apa-apa. Atau saat temenya bilang lagi Junghwan menyukainya, kembali, Deok Seon bertindak seolah-olah merayu dan menggoda Junghwan dan gue pikir Junghwan semakin jatuh dan mulai merasa kalo mereka mungkin memiliki harapan untuk bersama. Tapi sayang, perasan saling suka mereka hanya bertahan untuk beberapa moment. Kenapa? Kenapa Deuk Seon ga dibuat seperti Sung Shi Woo yang dari awal sampai akhir menyukai Yoon Jae walau terpisah jarak dan waktu yang sangat lama. Bahkan Na Jeong lebih hebat menyukai Trash Oppa dari episode awal sampai akhir. Dan bahkan doi bisa menyelasaikan baik-baik perasan Chilbong padanya. DAN BAHKAN nasib CHILBONG lebih beruntung ketemu tambatan hati nya. Yah, walau itu ketemunya dimalam hari yang gelap gulita.







Junghwan seolah-olah terbuang entah kemana saat 2 episode terakhir ditayangkan.
Kemana romantisme yang dia bangun selama 18 episode?
Apagunanya perjuangan berdarah-darah selama ini?apa  gunanya nungguin berjam-jam depan pintu? Apa gunanya doi rela berdiri desek-desekan di bus demi menjaga Deuk Seon? Apakah itu Cuma mimpi?
 Kenapa SW-nim membangun image Junghwan sebagai seorang yang dengan mudah kita cintai namun tidak mendapatkan apa-apa?
 Kenapa dia tidak membuat fans mencintai Taek dengan porsi yang seimbang dengan Junghwan dari awal untuk bisa bersaing secara adil?
Kenapa plotnya harus dipaksakan seolah-olah Junghwan hanya tokoh super heronya Deuk Seon dimasa kecil?
Kenapa Deuk Seon sama sekali tidak mengetahui perasaan Junghwan yang bahkan nenek tua bisa melihat perasaan cinta dari mata Junghwan?
DAN KENAPA TAEK ga mau berkorban buat JUNGHWAN sekaaaaliiiiii saja. Bahkan Junghwan yang baik hati selalu berdoa agar temannya ini selalu sehat?
Seberapa banyak pengorbanan TAEK yang membuat dia layak menjadi suami Deuk Seon? Batalin pertandingan? Atau Cuma nemenin ketoilet saat ke clubbing? Atau adalagi selain itu? Belum sebanding dengan Junghwan yang selalu ada disamping Deuk Seon.
Bahkan Dong Ryong dan Junghwan di 2 episode terakhir hanyalah sebagai cameo pelengkap acara pernikahan Sun Woo dan Bora



Oh tuhaaan, gue rasa gue ga sanggup lagi meneruskan  tulisan curcol ini. Karna jujur sampai saat ini gue masih merasa drama ini masih sampai episode 18. Bagi gue, pengakuan Junghwan yang mengiris hati, itu hanyalan sebuah mimpi. Dimana saat terbangun, Deuk Seon sudah menikah dan memiiliki anak yang lucu disampingnya.
Sungguh gue sangat menyesalkan ending yang ga jelas drama Reply series kali ini. Asli bener-bener  gue ga puas. Gue selalu menonton drama apapun itu genrenya. Walaupun sad ending, pasti bisa gue terima dengan lapang dada. Tapi ga segini. Bahkan satu pelukan pun Junghwan ga dapat. Sementara taek? Taek dapetin semua yang ada didrama ini. MAMA BARU, SODARA BARU, ADIK BARU, RUMAH BARU, BAHKAN DEUK SEON doi boyong semua dengan senyum tanpa dosanya.



Gue rasa Penulis bener-bener benci sama Junghwan. Bahkan satu ksempatan pun ga dikasih. Ga dikasih kesempatan buat jelasin mengenai baju pink. Ga dikasih kesempatan kalo cincin itu bener-bener buat dia. Ga dikasih kesempatan kalo apa –apa yang dia lakuin semua untuk DEUK SEON. Ga dikasih kesempatan buat membersihkan perasaannya, walau tanpa pengganti yang lebih baik dari Deuk Seon. Dan didua episode itu, JUNGHWAN bener-bener terlihat seprti seorang yang PENGECUT dan TAKUT. KENAPAAAA WAHAI CAKANIIIIMMM.. kau bikin tokoh utamanya menjadi seperti seolah-olah loser yang ga berhak mendapatkan apa-apa.


Didua episode kemarin benr-bener bikin fans Jungghwan hancur berkepping-keping tak tersisa. Bahkan scenenya JUNGHWAN ga lebih banyak dari Jinjoo adiknya Sun Woo. BAHKAN Sun Woo dan Bora berhaasil menjadi Lead Actor dan Actris di dua episode itu. Buat apa interview Deuk seon dan suaminya yang katanya TAEK dimasa depan itu? Kenapa mereka tidak menampilkan pemain lain di akhir episode? Sungguh tak adil. Bahkan, endingnya menampilakn SSAMUNDONG yang berantakan dan seperti kawasan rumah hantu. Seolah-olah penulis tidak mau meninggalkan kesan yang baik tentang lokasi syuting mereka selama berbulan-bulan. Tidak terlihat lagi kawasan yang hangat dan ceria. Tidak ada lagi tawa para ajuma yang lagi motekin pala ikan teri. Ga ada lagi kawasan yang ramah dan kekeluargaan disini. KENAPA PENULISNYA membuat drama ini berakhir tragis dan mengenaskan. POOR SSAMUNDONG...


 Berkali-kali gue coba menerima, tapi hati gue tetep ga bisa terima takdirnya Junghwan. Gue berhrap ada penulis drama lain yang melihat bakat akting Junghwan dan memberinya kesempatan untuk menjadi bintang utama dalam drama atau pelem dimasa depan. Selamanya gue akan jadi tim Junghwan dan FOREVERTEAMJUNGHWAN....








Thank you for coming to my blog dear J

Kamis, 21 Januari 2016

Secarik coretan tentang JUNGHWAN-by REPLY 1988

Hai semuaa...
Lama ga nyamperin blog gue. Kayaknya nyaris mati suri. Hehhe.. maaf ya semua.
Tapi makasih banget buat yang masih berkunjung atau sekedar liat-liat blog tak terurus ini. Oke well, makasih juga buat Drama REPLY 1988 sekuelnya Reply 1997, dan Reply 1994 yang bikin gue kembali membuka Blog ini. Tau kan ya, para fans dibuat kalang kabut oleh writernya yang rada-rada mabok saat bikin 2 episode terakhir. Hahaha.. ketauan yak gue #TeamJunghwan. Alias OTP nya Kim Jung Hwan yang tidak senang dan sangat frustasi dengan ending yang menyayat hati.



Sebenernya gue orang yang biasa-biasa aja dalam menanggapi ending sebuah drama, toh itu pasti udah sesuai script sejak pertama ditawarkan buat menerima peran itu. Tapi beda dengan Reply 1988 ini. Desas-desus perubahan script diakhir episode sangat jelas terdengar. Apalagi setelah break 2 minggu, mereka langsung ngebut syuting untuk 2 episode. Jelas sekali terlihat perubahan yang mulai dipaksakan. Banyak sekali adegan-adegan yang sepertinya ga nyambung dengan 18 episode sebelumnya. Kenapa gue bilang begitu? Nanti akan gue bahas beberapa pengamatan gue yang bikin gue stress dengan drama ini.

Gue awalin dengan perkenalan drama R88 ini. Dimana seperti sekuel2 lainnya, drama ini selalu menyajikan hint-hint tentang siapa yang akan menjadi suami dimasa depan sang artis utamanya. Reply series juga dikenal dengan drama yang menyuguhkan makna kehidupan, kekeluargaan, pertemanan, dan pastinya loveline yang semakin bikin kita penasaran. Di R88 ini ada sesuatu yang menarik, drama ini menampilkan hubungan bertetangga yang luar biasa hebat. Antara saty ibu dengan 2 ibu keriting lainnya. Antara satu bapak yg pendiam dengan bapak yg rada2 sarap bahkan kepala sekolah yg anaknya nakal. Pastinya membuat drama ini semakin menarik untuk di tonton. Dan sekali lagi gue jadi semakin suka dengan R88. Walau, para pemain ga ada  yang setampan Lee Min Ho, atau bias gue Yonghwa (tetep narsis), tapi gue cukup menikmati drama ini dengan bahagia dan menunggu dengan perasaan deg-degan setiap minggunya untuk menonton ini.  Karna sekali lagi drama ini sangat luar biasa menurut gue. Dan gue yakin banyak fans drama juga yang menyukai drama ini.



Kim Jung Hwan yang diperankan oleh Ryu Joon Yeol, adalah tokoh utama yang menurut sebagian besar fans R88. Terutama #teamJunghwan yang masih setia sampe detik ini memegang teguh prinsip ini. Hahaha..., maklum masih anget-angetnya. Nah Kim Junghwan ini adalah remaja yang menyukai teman se gengnya sendiri secara diam-diam, dan menampilkan dengan caranya sendiri secara manis, anggun dan romantis sih menurut gue. Ryu Joon yeol kalo menurut gue sih ga tampan-tampan banget jika kalian bandingkan dengan pemain utama drama-drama lain. Hahaha, wajahnya sih standar Korea banget. Namun ada kharisma dan pesona setiap doi ngomong, atau berakting. Dengan tinggi dan postur yang pas sebagai model, tak jarang doi kadang disandingkan dengan Kim Woo Bin. Doi sangat sayang keluarga. Banyak adegan-adegan yang awalnya gue pikir adegan ga penting, ternyata ada makna yang tersirat. Misalnya, saat temenya  bilang “Ibu lo itu ga butuh kalian yang serba bisa, dia maunya kalian membutuhkannya.” Sejak saat itu, Junghwan selalu bikin masalah dirumah yang bikin Ibu nya melakukan hal-hal kecil yang sebenernya Junghwan, Jung Bong, dan ayahnya bisa menyelesaikan. Contohnya saja, Jungwan memberantakin pakaiannya untuk mencari pakaiannya yang sebenernya udah ditangannya. Namun doi tereak-tereak pura-pura ga tau.  Hal ini dianggap Junghwan bikin hati sang Ibu seneng. Asli gue terharu sekali dengan tindakan Junghwan. 



Atau dimana doi  pernah nyuekin ayahnya, dan dia merasa bersalah. Demi mengembalikan keceriaan ayahnya yang rada-rada sarap menurut gue, Junghwan rela melakukan hal-hal konyol yang kerap dilakuin sang ayah. Misalnya saja, saat masuk kerumah, Junghwan menyapa bapek dengan sapaan yang khas “Kim Sajaaaaang. Panggawayo, Panggakuna...” dan melakukan ritual-ritual geblek yang menurut gue diluar nalar seorang bapak yang punya dua anak. Hahaha... sampe-sampe mereka nonton tipi diruang tamu mereka tanpa menggunakan baju, alias pake boxer aja. Hahaha... waaah.. Junghwan juga bener-bener menikmati perannya sebagai anak yang sayang orang tua kayaknya.


Yang paling mengharukan saat ibunya membaca surat Junghwan sewaktu kecil. Dimana Junghwan ingin menjadi pemain bola, karna abangnya ingin dia jadi pemain bola. Dan saat gede dia ingin menjadi Pilot angkatan udara karna si Abang pernah berkata begini “Wah Pilot angkatan udara salah satu keinginanku dimana aku tak akan pernah bisa mencapainya”. Saat itu gue anggap itu dialog tanpa dasar dan membuat gue berpikir ‘Apaan sih, masa gini doank’. Tapi lalu gue coba baca review dan akhirnya mata hati gue terbuka. Jung Pal pengin jadi Pilot karna sang abangnya ingin jadi Pilot tapi ga kesampean. Tapi sang kakak juga tau kalo Junghwan memiliki impian yang banyak. Impian itu banyak karna Jung Bong punya keinginan yang berubah-ubah pula. Tapi dengan sabar dan senang, Junghwan mengiktui keinginannya. Walau sebenernya Jung Bong telah mengingatkanya untuk mengejar impiannya, tapi Junghwan tetep ingin jadi Pilot. Dan gue akhirnya tau. Junghwan ini menjadi Pahlawan atau superhero buat abangnya yang sudah tidak bisa mengejar impiannya.




Sekarang gue akan masuk ke fase loveline Junghwan. Di drama ini kita akan mengenal Deukson sebagai satu-satu wanita yang diperebutkan di drama ini oleh dua pria. Kita tau, Deuk Son  tinggal di bawah rumahnya Junghwan. Ohya gue lupa, Junghwan adalah satu-satunya keluarga yang paling kaya diantara temen-temennya. Pasalnya mereka menang Lotre sangat besar. Dan jadilah mereka kaya raya yang uangnya ga habis-habis. Sebenernya gue juga bingung Bapaknya Junghwan kerja apaan. Yang pasti sang Emak yang uni dan keceh setiap dimintai duit, pasti langsung kasih berapapun jumlahnya. kembali ke Loveline. Deukson punya seorang adik, dan seorang kakak. Dimana sang kakak sangat galak namun pekerja keras. Doi kuliah dikampus yang ternama, dan jadi aktifis mahasiswa saat itu. Hahaha, berasa inget masa kuliah gue. Ikut demo dan dikejar-kejar polisi. Eh tapi gue ga sampai dikejar polisi, Cuma sedikit adu jotos sama ibu-ibu polwan. Hahaha.. lupakan. Adik Deuk Seon cowok dengan tampang yang sedikit lebih tua dari umurnya. Hahaha... tapi doi memiliki suara yang bagus. Dan yang pasti doi patuh sekali sama kakak-nya. Yang uniknya, adiknya ini tidur ditengah-tengah antara ibu dan ayahnya. Hahaha.. kasian tuh mak dan bapake ga bisa ngapa-ngapain (upppsss...). Deok Seon sendiri dikenal sebagai pribadi yang bisa menyelesaikan permasalahan keluarga dengan baik. Ceria dan satu-satunya wanita di geng 5 sekawan ini. Doi sangat perhatian sebenernya sama semua  temennya, namun kadang rada-rada plin plan. Hahha.. nanti gue bahas sedikit.


Junghwan sangat suka sama Deok Seon, namun doi ga sempat mengungkapkan secara serius dan bener. Disini gue sedih tak tertahan. Perjuangan yang luar biasa dia lakuin dari semenjak SMA untuk Deok Seon tidak berbuah hasil apa-apa. Sampai tulisan ini gue ketik, gue masih menitikkan airmata. Secara Junghwan dari episode satu telah menunjukkan perhatiannya pada sang gadis, namun sang gadiis begitu lugu dan sedikit polos ga ngerti perasaan orang yang mencintai begitu dalam. Gue masih teringat saat Deuk Seon latian membawa plang Nama negara peserta Olimpiade, Junghwan mengintai dari jendela dan bahagia. Belum lagi doi menunggu Deok Seon diluar rumah lebih dari sejam setiap hari demi bareng ke sekolah dengan Deok Seon. Saat sang gadis pulang malam pun, Junghwan menunggu dengan sabar diluar rumah dan khawatir terjadi sesuatu pada doi.  Saat hujan ditengah malam, Junghwan menunggu DeokSeon dengan sabar dan memberikan payungnya. Saat di Bus pun Junghwan kerap melindunginya dengan segenap hati. Dan itu terjadi beberapakali. Dan banyak lagi scene kebersamaan mereka yang menurut gue indah dan romantis. Tapi KENAPA JADINYA MALAH SAMA TAEK????


Taek siapa?
Ya Doi salah satu anggota geng 5 sekawan ini. Sebenernya gue suka sama doi. Secara udah hampir semua drama dia gue tonton. Imut, cute, memiliki senyum yang mempesona, kao doi lagi free style rambutnya, terlihat sangat tampan. Dalam drama ini doi ga sekolah. Gue cukup bingung kenapa bisa dia ga sekolah dan fokus ke karirnya di dunia Baduk. Bisa gitu ya atlit? Kayaknya sih bisa. Terbukti doi bisa berprestasi dan selalu mewakili Korea Selatan untuk pertandingan international. Hebat menurut gue. Karna doi sering berada diluar negeri, mereka jarang bisa bersama. Malahan ga terlalu banyak adegan Taek dan Deukson yang membuat gue terpesono dengan perannya. Tapi KENAPAAAA?

Lagi-lagi gue menitikkan airmata saat menulis ini. Poor Junghwan.. gue bener-bener sangat menyesalkan keputusan Writer-nimnya mengubah jalan cerita di 2 episode. Bayangkan, pengakuan setelah 18 episode penuh penantian, menjadi hancur dengan sebuah kata-kata yang menyayat hari “Gue Cuma bencada. Kok kalian serius sih?”

OMAAAAIGOOOOOD!!!!!

Writer-nim jahat nian bikin JungHwan terlihat seperti pria pengecut dan bodoh. Disana gue bener-bener sakit hati dan membenci sang penulis. Namun gue masih berharap di 2 episode akan ada harapan untuk kebersamaan pasangan ini. Namun, sesuai judul di episode 18 itu “Good Bye my First Love”  ternyata saat itulah ending kebersaamaan kita dengan Jung Pal. Kisah berubah 180 derajat. Junghwan yang digadang-gadang menjadi suami Deuk Seon dimasa depan berubah menjadi Taek. Dari smua Hint yang ada, di dua episode terakhir terlihat sangat dipaksakan mengarah ke taek. Belum lagi banyak masalah dan kejanggalan yang belum terselesaikan. Gue akan coba rinci sesuai dengan pandangan gue.


a.       Saat pengkuan di episode 18, Junghwan mengeluarkan sebuah cincin yang ingin dia berikan pada tunangannya. Apakabar cincin itu? Hingga episode terakhir sang penulis tidak memberikan kejelasan yang tepat. Apakah sudah dibuang? Atau dijual sama mahasiswa magang restoran itu.
b.      Kallian ingat saat Deuk Seon memberikan kado Baju pink yang kebetulan samaan dengan punya abangnya Jung Bong, entah dimana dah tu baju. Terakhir scenenya saat Junghwa mau masuk kemiliteran angkatan udaranya. Apakabar kemeja itu? Apakah sudah jadi kain lap dikosanya Junghwan? Hahaha... atau kenapa hingga akhir episode, Deok Seun ga tau kalo terjadi kesalah pahaman diantara mereka untuk kemeja. Ga niat nyelesein nih sipenulisnya. Dan gue asli sediiiih  banget.
c.       Sarung tangan pink itu. Oooh. Karna kebanyakan mikir, Deuk Seon kenapaaaaaaa ga make yang dari Junghwan padahal udah banyak momen kebersamaan mereka yang cukup membuat Deuk Seon berpikir kalo Junghwan suka sama dia. Bahkan saat Jungghwan diminta segera datang ke McD dan konser, harusnya Deuk Seon TAHU BETAPA JUNGHWAN SAYANG SAMA DIA. Tapi.. oooohhhhh.. lagi-lagi penulisnya bikin gue nangis meratapi nasib Junghwan
d.      Saat mantengin adegan-adegan Suami masa depannya, terlihat jelas hint-hint itu nyangkut ke Junghwan. Style doi, gaya slengean.....